RECLAIM the CITY

RECLAIM the CITY
20 DETIK SAJA SOBAT! Mohon dukungan waktu anda untuk mengunjungi page ini & menjempolinya. Dengan demikian anda tlh turut menyebarkan kampanye 1000 karya rupa selama setahun u. memajukan demokrasi, HAM, keadilan melalui page ini. Anda pun dpt men-tag, men-share, merekomendasikan page ini kepada kawan anda. salam pembebasan silah klik Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan)
Tampilkan postingan dengan label neoliberalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label neoliberalisme. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Agustus 2009

E-Book Lawan Neoliberalisme, Lawan Neo-Kolonialisme

Kerakyatan vs neoliberalisme
RI dibangun di atas struktur ekonomi kolonial


Kerakyatan vs Neoliberalisme. Masihkah ada harapan?
Republik Indonesia Dalam Perangkap Struktur Ekonomi Kolonial


Hegemoni Neoliberalisme : Penjajahan Kurikulum, Cuci Otak dan Pembodohan di Perguruan Tinggi

Neoliberalisme : Penanda Kemenangan Gagasan atau Kemenangan Kelas?


Empat Tahun Merdeka, Enam Puluh Tahun Dijajah Utang

Resep Neoliberal IMF dan Bank Dunia Terbukti Gagal

Ekonomi Kerakyatan dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

Fiskalisme Militer di Indonesia: Dari Otorianisme Ke Neoliberal

Konstitusi Dalam Intaian Neoliberalisme; Konstitusionalitas Penguasaan Negara Atas SDA

NEOLIBERALISME DAN PENGALAMAN INDONESIA

Segera Rampas Kembali Diskursus Anti-Neolib Dari Para Elit Penipu Rakyat

Neoliberalisme Biang Kerok Globalisasi Kemiskinan dan Ketimpangan

Pemilu Presiden 2009, Mengukuhkan Jalan Rente Ekonomi dan Kekuasaan Politik Modal

Indonesia Di bawah Ancaman Fundamentalisme Pasar dan Fundamentalisme Agama

Definisi Singkat Neoliberalisme

UU Migas, Lumpur Lapindo dan Neoliberalisme

Ekonomi Pancasila, Ekonomi Rakyat, ataukah Ekonomi Kerakyatan?

Dari Diskusi Konsolidasi Ekonomi Kerakyatan


Seri Lawan Neoliberalisme! Washington Consensus vs Jakarta Concencus


Neoliberalisme dan Kedaulatan Pangan

Seized : Perampasan Tanah untuk Ketahanan Pangan dan Keuangan 2008


Neoliberalisme - Revrisond Baswir

Ekonomi Kerakyatan vs Neoliberalisme (Revrisond Baswir – Tim Ahli Pusat Ekonomi Kerakyatan)


Jalan Neoliberal Pak Bud - Revrisond Baswir

Agenda Indonesia : Sebuah Bangsa hanya Dibentuk dengan Sengaja - Herry Priyono

Sesat Neoliberalisme - B. Herry-Priyono, Dosen pada Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.


Neoliberalisme – Kolonisasi Homo Ekonomikus dan Homo Finansialis - B Herry-Priyono


Neoliberalisme dan Sifat Elusif Kebebasan - B Herry-Priyono :

The End of Laissez-Faire - Sri-Edi Swasono


Mewaspadai Neoliberalisme - Sri Edi Swasono



Apa Neoliberalisme Itu?- Kwik Kian Gie


Kerakyatan vs Neoliberal - Ichsanudin Noorsy

Washington Concencus vs Jakarta Concencus - Prof Nizam Jim Wiryawan PhD Guru Besar dalam bidang Ilmu Bisnis Internasional,


Reformasi Ekonomi, Konsensus Washington, dan Rintangan Politik - Ahmad Erani Yustika Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan Kandidat Doktor di University of Göttingen, Jerman


Neoliberalisme dan Warganegara - I Wibowo (ditor buku “Neoliberalisme” (Yogyakarta, Cindelaras: 2003)

Neoliberalisme Kena Batunya - Martin Manurung

Neoliberalisme Telah Mati - Akhmad Kusaeni

Lonceng Kematian Era Pasar Bebas - Joni Murti Mulyo Aji

Menelanjangi Liberalisme - Ahmad Erani Yustika


Kosmologi Krisis Moneter - Yasraf Amir Piliang

Rakus – Caping Gunawan Muhammad

Ekonomi Pancasila, Ekonomi Rakyat, ataukah Ekonomi Kerakyatan?
Yayasan Mubyarto (YasMuby) Jogjakarta dan Mubyarto Institute (Mubins)


Sejarah dan Kebhinekaan: Merumuskan Kembali Keindonesiaan - I Gusti Agung Ayu Ratih Kita,

FORMASI NEGARA NEOLIBERAL DAN KEBANGKITAN KOMUNALISME - Eric Hiariej (Pengajar di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fisipol Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)


Good Governance dan Mitos Ketatanegaraan Neoliberal - R. Herlambang Perdana Wiratraman


KAPITALISME BENCANA DAN BENCANA KAPITALISME – Don Marut

Neoliberal dan Kejahatan Multinasional - Bonnie Setiawan (IGJ)

Rekayasa Merawat Neoliberalisme: Menggagas Kembali Peran Teknologi untuk Akumulasi Laba - Yanuar Nugroho

Krisis Keuangan Global : Karl Marx di Aspal Jalan Dunia Datar

Tiada Ekonomi Kerakyatan Tanpa Penghapusan Utang - Dani Setiawan – Ketua KAU

Krisis Ekonomi Global dan Sosialisme buat Kaum Kaya - Irwansyah

Memang, tak mungkin sistem kapitalisme tanpa krisis - Ken Budha Kusumandaru

Analisis Pasangan Yudhoyono – Boediono - Fahmy Radhy (Dosen FEB UGM dan Direktur Eksekutif Mubyarto Institute) Analisis : Pasangan Yudhoyono – Boediono


Track Record : Bisnis Capres Cawapres - Dr George Aditjondro

Pemilu Presiden 2009, Mengukuhkan Jalan Rente Ekonomi dan Kekuasaan Politik Modal

Lumpur Lapindo dan Praktek Neoliberal - Firdaus Cahyadi

Negosiasi Pertanian WTO Dirancang Untuk Memperparah Kelaparan Di Dunia - Aileen Kwa

Tidak Ada Ekonomi Kerakyatan Tanpa Reforma Agraria - Henry Saragih -vKetua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) dan General Coordinator La Via
Campesina, organisasi gerakan buruh tani, petani kecil dan masyarakat adat internasional.


Rezim SBY-JK Gagal Laksanakan Pembaruan Agraria

Rebutan Pangan : TNC dan Penghancuran Petani - Mansour Fakiq


Seized : Perampasan Tanah untuk Ketahanan Pangan dan Keuangan 2008

Noer Fauzi Gelombang Baru Reforma Agraria Di Awal Abad ke-21

Noer Fauzi, Ph.D. Candidate di University of California – Berkeley, Department Environmental Science, Policy and Management (ESPM), Ketua Badan Pelaksana Konsorsium Pembaruan Agraria 1995-2002, dan Koordinator Dewan Pakar Konsorsium Pembaruan Agraria 2002-2005.

PLN Korban Neolib - Ir A Daryoko – Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN Strategis

Prosa Tanpa Tanda Seru : Refleksi Persoalan Globalisasi - Puthut EA

Siklus Politik Neoliberal: “Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas - James Petras

Sebuah Pengantar Tentang Ambruknya Wall Street - Walden Bello

Krisis Finansial Global: Dampaknya terhadap Asia - Reihana Mohideen

Krisis Wall Street: Rakyat Miskin Lagi-lagi Talangi Orang Kaya - Peter Boyle

Venezuela dan Sekutu Amerika Selatannya Majukan Integrasi - James Suggett


Bookmark and Share

Kamis, 25 Juni 2009

Kompilasi Artikel Lawan Neoliberalisme

Neoliberalisme, Krisis Kapitalisme dan Wacana Tandingnya

Definisi Singkat Neoliberalisme - Elizabeth Martinez dan Arnoldo Garcia

Neoliberalisme - Revrisond Baswir

Ekonomi Kerakyatan vs Neoliberalisme (Revrisond Baswir – Tim Ahli Pusat Ekonomi Kerakyatan)


Jalan Neoliberal Pak Bud - Revrisond Baswir

Agenda Indonesia : Sebuah Bangsa hanya Dibentuk dengan Sengaja - Herry Priyono

Sesat Neoliberalisme - B. Herry-Priyono, Dosen pada Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.


Neoliberalisme – Kolonisasi Homo Ekonomikus dan Homo Finansialis - B Herry-Priyono


Neoliberalisme dan Sifat Elusif Kebebasan - B Herry-Priyono :

The End of Laissez-Faire - Sri-Edi Swasono


Mewaspadai Neoliberalisme - Sri Edi Swasono



Apa Neoliberalisme Itu?- Kwik Kian Gie


Kerakyatan vs Neoliberal - Ichsanudin Noorsy

Washington Concencus vs Jakarta Concencus - Prof Nizam Jim Wiryawan PhD Guru Besar dalam bidang Ilmu Bisnis Internasional,


Reformasi Ekonomi, Konsensus Washington, dan Rintangan Politik - Ahmad Erani Yustika Staf Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan Kandidat Doktor di University of Göttingen, Jerman


Neoliberalisme dan Warganegara - I Wibowo (ditor buku “Neoliberalisme” (Yogyakarta, Cindelaras: 2003)

Neoliberalisme Kena Batunya - Martin Manurung

Neoliberalisme Telah Mati - Akhmad Kusaeni

Lonceng Kematian Era Pasar Bebas - Joni Murti Mulyo Aji

Menelanjangi Liberalisme - Ahmad Erani Yustika


Kosmologi Krisis Moneter - Yasraf Amir Piliang

Rakus – Caping Gunawan Muhammad

Ekonomi Pancasila, Ekonomi Rakyat, ataukah Ekonomi Kerakyatan?
Yayasan Mubyarto (YasMuby) Jogjakarta dan Mubyarto Institute (Mubins)


Sejarah dan Kebhinekaan: Merumuskan Kembali Keindonesiaan - I Gusti Agung Ayu Ratih Kita,

FORMASI NEGARA NEOLIBERAL DAN KEBANGKITAN KOMUNALISME - Eric Hiariej (Pengajar di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fisipol Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)


Good Governance dan Mitos Ketatanegaraan Neoliberal - R. Herlambang Perdana Wiratraman


KAPITALISME BENCANA DAN BENCANA KAPITALISME – Don Marut

Neoliberal dan Kejahatan Multinasional - Bonnie Setiawan (IGJ)

Rekayasa Merawat Neoliberalisme: Menggagas Kembali Peran Teknologi untuk Akumulasi Laba - Yanuar Nugroho

Krisis Keuangan Global : Karl Marx di Aspal Jalan Dunia Datar

Tiada Ekonomi Kerakyatan Tanpa Penghapusan Utang - Dani Setiawan – Ketua KAU

Krisis Ekonomi Global dan Sosialisme buat Kaum Kaya - Irwansyah

Memang, tak mungkin sistem kapitalisme tanpa krisis - Ken Budha Kusumandaru

Analisis Pasangan Yudhoyono – Boediono - Fahmy Radhy (Dosen FEB UGM dan Direktur Eksekutif Mubyarto Institute) Analisis : Pasangan Yudhoyono – Boediono


Track Record : Bisnis Capres Cawapres - Dr George Aditjondro

Pemilu Presiden 2009, Mengukuhkan Jalan Rente Ekonomi dan Kekuasaan Politik Modal

Lumpur Lapindo dan Praktek Neoliberal - Firdaus Cahyadi

Negosiasi Pertanian WTO Dirancang Untuk Memperparah Kelaparan Di Dunia - Aileen Kwa

Tidak Ada Ekonomi Kerakyatan Tanpa Reforma Agraria - Henry Saragih -vKetua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) dan General Coordinator La Via
Campesina, organisasi gerakan buruh tani, petani kecil dan masyarakat adat internasional.


Rezim SBY-JK Gagal Laksanakan Pembaruan Agraria

Rebutan Pangan : TNC dan Penghancuran Petani - Mansour Fakiq


Seized : Perampasan Tanah untuk Ketahanan Pangan dan Keuangan 2008

Noer Fauzi Gelombang Baru Reforma Agraria Di Awal Abad ke-21

Noer Fauzi, Ph.D. Candidate di University of California – Berkeley, Department Environmental Science, Policy and Management (ESPM), Ketua Badan Pelaksana Konsorsium Pembaruan Agraria 1995-2002, dan Koordinator Dewan Pakar Konsorsium Pembaruan Agraria 2002-2005.

PLN Korban Neolib - Ir A Daryoko – Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN Strategis

Prosa Tanpa Tanda Seru : Refleksi Persoalan Globalisasi - Puthut EA

Siklus Politik Neoliberal: “Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas - James Petras

Sebuah Pengantar Tentang Ambruknya Wall Street - Walden Bello

Krisis Finansial Global: Dampaknya terhadap Asia - Reihana Mohideen

Krisis Wall Street: Rakyat Miskin Lagi-lagi Talangi Orang Kaya - Peter Boyle

Venezuela dan Sekutu Amerika Selatannya Majukan Integrasi - James Suggett

Neoliberalisme Melahirkan Globalisasi Kemiskinan dan Kesenjangan

Pendukung Neoliberalisme = Pendukung Genosida.

Neoliberalisme Memang Menjijikan!!! (bagian pertama)

Neoliberalisme membunuh sama kejamnya dengan Nazisme Hitler. Noeliberalisme membunuh secara massif, perlahan dan sistimatis, sedangkan Nazisme Hitler membunuh secara massif, cepat dan sistimatis. Keduanya hakekatnya adalah KEJAHATAN HAM BERAT GENOSIDA.

Ketika Neoliberalisme semakin dominan, fakta menunjukkan globalisasi kemiskinan dan ketimpangan semakin menggila pula. Korporasi-korporasi besar dan golongan elit telah menjadi semakin kaya raya sementara kaum miskin semakin terpuruk dan termiskinkan bahkan hingga menderita kelaparan dan masalah kesehatan kronis yang mematikan. Mewabah bak pendemi.

Karenanya jangan heran bahwa dalam 10 tahun masa reformasi ini (ketika penetrasi neoliberalisme semakin meluas melalui IMF, Bank Dunia, ADB, USAID serta korporasi multinasional, dll) kemiskinan dan ketimpangan semakin meluas dan mendalam. Jangan heran pula dengan kekayaan yang dimiliki oleh elit politik dan/yang sekaligus adalah elit ekonomi, kelas penguasa-borjuasi yang menjadi komprador/antek kepentingan rezim ekonomi global.

Selengkapnya

http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/06/neoliberalisme-biang-kerok-globalisasi.html

Minggu, 24 Mei 2009

Ekonomi Politik Neoliberalisme

Terbaru dari Detik Finance
Ketiga Capres Penganut Neoliberlisme (Pendapat Revrisond Baswir dan Ichsanuddin Noorsy)


Kompilasi artikel Neoliberalisme : Pengertian, Asa Usul dan Perkembangnya di Indonesia (Revrisond Baswir, Herry B Priyono, Kwik Kian Gi, Yanuar Nugroho, Fahmy Radhy, Sri Edi Swasono, James Petras)

Revrisond Baswir : Neoliberalisme; B Herry-Priyono : Neoliberalisme – Kolonisasi Homo Ekonomikus dan Homo Finansialis; B Herry Priyono : Neoliberalisme dan Sifat Elusif Kebebasan; Yanuar Nugroho : Rekayasa Merawat Neoliberalisme: Menggagas Kembali Peran Teknologi untuk Akumulasi Laba; Kwik Kian Gie “Apa Neoliberalisme Itu? ; Revrisond Baswir : Jalan Neoliberal Pak Bud; Fahmy Radhi : Analisis Pasangan Yudhoyono – Boediono; Sri Edi Swasono : Mewaspadai Neoliberalisme; Dr George Aditjondro Track Record : Bisnis Capres Cawapres

Seri Khusus
Belajar dari Pengalaman Amerika Latin :
Siklus Politik Neoliberal: “Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas (James Petras)


selengkapnya
Seri 1, Seri 2, Seri 3, Seri 4, Seri 5, Seri 6, Seri 7, Seri 8, Seri 9 ,Seri Khusus


Silahkan saksikan juga film dokumenter tentang keterpurukan Indonesia dalam Jerat Neoliberalisme

John Pilger – The New rulers of The World

dengan subtitle bahasa indonesia

Globalization: New Rulers of The World (Part 1)

Globalization: New Rulers of The World (Part 2)

Globalization: New Rulers of The World (Part 3))


Globalization: New Rulers of The World (Part 4)

Globalization: New Rulers of The World (Part 5)

Globalization: New Rulers of The World (Part 6-Final)

Apa Itu Neoliberalisme? (11 Seri Artikel)

Terbaru dari Detik Finance
Ketiga Capres Penganut Neoliberlisme (Pendapat Revrisond Baswir dan Ichsanuddin Noorsy)


Kompilasi artikel Neoliberalisme : Pengertian, Asa Usul dan Perkembangnya di Indonesia (Revrisond Baswir, Herry B Priyono, Kwik Kian Gi, Yanuar Nugroho, Fahmy Radhy, Sri Edi Swasono, James Petras)

Revrisond Baswir : Neoliberalisme; B Herry-Priyono : Neoliberalisme – Kolonisasi Homo Ekonomikus dan Homo Finansialis; B Herry Priyono : Neoliberalisme dan Sifat Elusif Kebebasan; Yanuar Nugroho : Rekayasa Merawat Neoliberalisme: Menggagas Kembali Peran Teknologi untuk Akumulasi Laba; Kwik Kian Gie “Apa Neoliberalisme Itu? ; Revrisond Baswir : Jalan Neoliberal Pak Bud; Fahmy Radhi : Analisis Pasangan Yudhoyono – Boediono; Sri Edi Swasono : Mewaspadai Neoliberalisme; Dr George Aditjondro Track Record : Bisnis Capres Cawapres

Seri Khusus
Belajar dari Pengalaman Amerika Latin :
Siklus Politik Neoliberal: “Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas (James Petras)


selengkapnya
Seri 1, Seri 2, Seri 3, Seri 4, Seri 5, Seri 6, Seri 7, Seri 8, Seri 9 ,Seri Khusus


Silahkan saksikan juga film dokumenter tentang keterpurukan Indonesia dalam Jerat Neoliberalisme

John Pilger – The New rulers of The World

dengan subtitle bahasa indonesia

Globalization: New Rulers of The World (Part 1)

Globalization: New Rulers of The World (Part 2)

Globalization: New Rulers of The World (Part 3))


Globalization: New Rulers of The World (Part 4)

Globalization: New Rulers of The World (Part 5)

Globalization: New Rulers of The World (Part 6-Final)

Selasa, 21 Oktober 2008

Selasa, 14 Oktober 2008

Pemerintah Amerika Serikat : Kaisar Telanjang Pesuruh Korporasi (Bag 2)

Krisis Ekonomi Global (2)

It’s mentally sick, stupid! (adaptasi dari frase politik yang populer digunakan Clinton ketika berkampanye melawan George Bush Senior, it’s the economic, stupid!)

(lanjutan gumaman Krisis Ekonomi Global : Karl Marx di Aspal Jalan Dunia Datar. It’s the Capitalism, Stupid)

Di dalam perkara krisis keuangan global hari-hari ini……..

Tahukah anda dongeng tentang kaisar telanjang yang jadi ‘olok-olok’ anak-anak kecil yang polos dan lugu, “Kaisar telanjang, Kaisah telanjang, Kaisar kentir (gila)”. Sementara sebagian orang-orang dewasa sibuk memarahi dan membungkam anak-anak ini, sambil saling menipu diantara mereka dengan berlomba mengelu-elukan kaisar seolah berbusana sangat indah, mewah dan akan menciptakan trend mode adihulung. Sebagian lain tersenyum di dalam hati (kecian deh lu katanya) dan sebagian diam-diam mendukung anak-anak kecil itu. Konon orang-orang kepercayaan kaisar yang pandai menjilat sekaligus memanipulasi kaisar berseru-seru sambil mengancam, hanya orang-orang pintar dan bijaksana yang bisa melihat keindahan pakaian kaisar yang dirancang oleh desainer ternama yang lihai mengambil hati sekaligus menipu kaisar. Dan katanya hanya orang-orang bodoh saja yang tidak bisa melihat kehebatan pakaian kaisar.


selanjutnya

Krisis Ekonomi Global (1) : Karl Marx di Aspal Jalan Dunia Datar (bag 1)

Di tingkat global setelah kisah krisis air, krisis iklim, krisis minyak, krisis pangan, kini krisis finansial naik panggung, Paradoksnya jalan krisis itu terus ditempuh. Masih saja mekanisme pasar dan korporasi dianggap solusi yang menjanjikan. Ironi abad ini, rasionalitas yang irasional. Rasionalitas yang paling tidak masuk akal.

It’s the capitalism, stupid! (adapatasi dari frase politik yang populer digunakan Clinton ketika berkampanye melawan George Bush Senior, it’s the economic, stupid!)


Rudolf Mrazek di dalam bukunya yang sangat mengesankan dan ajaib, Enginerss of Happy Land : Perkembangan Teknologi dan Nasionalisme di sebuah Koloni (edisi Indonesia, Yayasan Obor Indonesia 2006) dan Thomas L Friedman “The World is Flat : Sejarah Ringkas Abad ke-21 (edisi Indonesia, Dian Rakyat 2006) bertemu dalam rujukan yang sama (dari banyak rujukan tentunya) untuk analisis dan argumentasinya. Rujukan itu adalah Manifesto Komunis yang ditulis oleh Karl Marx dan Engels.


selanjutnya