RECLAIM the CITY

RECLAIM the CITY
20 DETIK SAJA SOBAT! Mohon dukungan waktu anda untuk mengunjungi page ini & menjempolinya. Dengan demikian anda tlh turut menyebarkan kampanye 1000 karya rupa selama setahun u. memajukan demokrasi, HAM, keadilan melalui page ini. Anda pun dpt men-tag, men-share, merekomendasikan page ini kepada kawan anda. salam pembebasan silah klik Galeri Rupa Lentera di Atas Bukit (kerja.pembebasan)

Kamis, 01 Oktober 2009

merayakan keberagaman ! proyek karya rupa legenda warna.

lentera di atas bukit legend of color project (by andreas iswinarto)

Jumlah nada musik tidak lebih dari lima, tetapi perubahan dari kelima nada itu tak pernah terbatas ketika didengarkan. Jumlah warna utama tidak lebih dari lima, tetapi perubahan-perubahan dari kelima warna itu tak pernah terbatas ketika dipandangi. Jumlah rasa utama tidak lebih dari lima, perubahan-perubahan dari kelima rasa itu tak pernah terbatas ketika dikecap.

(Maestro Pedang dan Kuas Musashi)



selengkapnya

Kota-kota Imajiner, Kota-kota Surealis, Kota-kota Magis

Novel “Invisible City” (edisi Indonesianya Kota-kota Imajiner) bagi saya dapat menghantar masuk ke dalam jiwa sebuah kota, memahami roh kota. Kota sebagai fenomena fisik, psikis sekaligus sosial.. Sementara Sunday Times menyebutkan karya ini sebagai “sebuah meditasi yang indah dan subtil”.

Saya mengajak anda untuk menikmati sejumput suasana meditatif ini dari petikan-petikan karya ini sekaligus dari seri karya fotografi Paula C "Magic Fly Paula's Photostream Invisible Cities" yang sengaja didedikasikan kepada Italo Calvino

selengkapnya

Arsitek Muda Indonesia dan Imajinasi Tentang Kota

Saya terkesan menyaksikan pameran yang digelar oleh Arsitek Muda Indonesia di Gallery Salihara (9-19 September 2009). Menurut saya ini adalah perayaan yang riuh yang dimulai dari kepedulian dan keprihatinan atas kegentingan persoalan-persoalan di kota baik sosial maupun ekologinya, utamanya juga pada nasib orang-orang biasa, orang-orang miskin diperkotaan, hingga keinginan untuk melakukan perubahan atau intepretasi ulang atas konsep-konsep yang usang, dan keberanian untuk mengolah mimpi dan imajinasi yang kaya. Kemudian bagi saya pameran ini kemudian bukan sekedar pekerjaan teknis tukang insinyur, tapi ini sekaligus kerja kebudayaan dan instalasi seni yang menarik

selengkapnya

Menjumpai Karya Rupa Fotografi Ivana Stojakovic “Scenting”

Sekilas pandang melalui karya Ivana “Funfair” ini saya hendak ingkar dan ngotot bahwa ini adalah keriuhan, kemeriahan komedi putar kampung, yang acap kali berkelana dari satu daerah ke daerah lain, sepanjang tersedia tanah lapang luas, atau tanah kosong dimana pengelana bisnis hiburan rakyat ini kemudian menegakkan tiang-tiang dan menancapkan pasak di kedalaman tanah.

Karena setepatnya ini mestinya mengingatkan pada Dunia Fantasi di Taman Impian Jaya Ancol, bahkan Disneyland.

Yang paling mencemaskan adalah bila kita cermati lebih teliti karya-karya ini ternyata absen menghadirkan manusia dan semata kemeriahan dunia benda-benda. Saya kemudian menemukan rasa asing, sepi, aneh dan pada akhirnya rasa ngeri.

selengkapnya

Instalasi Seni Rupa Perkakas Dapur Teguh Ostenrik. Dapur Siapa?

Bagaimana memaknai instalasi seni 500 wajan putih mengkilap sebagai interior pada etalase mal dan disisi lain 500 wajan kusam, gosong dan penyok-penyok di instalasi perlawanan kaum miskin kota?!!!!!!

Sepanjang 1 bulan penuh sekitar 500 wajan bergelantungan pada tali-tali senar dari atap gedung lobi atrium Pacific Place, Jakarta yang berlantai tujuh nan mewah dan megah itu Maka melayang-layanglah wajan-wajan itu yang sebagian sudah tidak utuh lagi entah itu dibelah, dilubangin, dipotong-potong dan apa pun yang dinginkan perupanya, Teguh Ostenrik. Karya ini adalah satu dari puluhan karya rupa dalam pameran ”A Mace” yang berbanjar di lantai 1 hingga 4. Ini adalah bagian dari pameran ”Bazaar Art Jakarta 2009 – Indonesia Art Festival.

selengkapnya

Seri Kuliah Umum Filsafat dan Kota

Rangkaian Kuliah Umum "Philosophy in the City" kerjasama Goethe-Institut Jakarta dan STF Driyarkara Jakarta,

Kota dan Alam – Karlina Supelli

Kota dan Budaya : Ruang Publik, Titik Temunya? – Muji Sutrisno

Senin, 28 September 2009

CELEBRATING PLURALISM! The Legend (Magic) of Color Project

merayakan pluralisme! proyek karya rupa legenda warna.

lentera di atas bukit legend of color project (by andreas iswinarto)



selengkapnya


Jumlah nada musik tidak lebih dari lima, tetapi perubahan dari kelima nada itu tak pernah terbatas ketika didengarkan. Jumlah warna utama tidak lebih dari lima, tetapi perubahan-perubahan dari kelima warna itu tak pernah terbatas ketika dipandangi. Jumlah rasa utama tidak lebih dari lima, perubahan-perubahan dari kelima rasa itu tak pernah terbatas ketika dikecap.

(Maestro Pedang dan Kuas Musashi)